Apa Itu Persepuluhan dan Bagaimana Hukumnya?

Baca: 5 Menit
penjelasan persepuluhan

Persepuluhan adalah kegiatan untuk memberikan 10% penghasilan kepada Tuhan (gereja). Pada zaman dahulu, persepuluhan atau perpuluhan ini diberikan dalam bentuk hasil pertanian/produk tertentu. Seiring waktu, cara itu dianggap kuno dan tidak praktis oleh karena itu sudah digantikan dengan uang kertas atau digital (tranfer, dll).

Apakah persepuluhan ada dalam Alkitab? Jawabannya adalah iya.

Ayat Alkitab Tentang Persepuluhan

Matius 23:23

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan.

Lukas 11:42

Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Lukas 18:22

aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.

Ibrani 7:1-9

(4) Camkanlah betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling baik.

Maleakhi 3:10 

Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Apakah wajib memberikan persepuluhan?

Faktanya, di kalangan Kristen sendiri masih terjadi perdebatan soal kewajiban persepuluhan. Mungkin mereka yang berpendapat bahwa persepuluhan tidak wajib hukumnya terasa lebih sedikit ketimbang mereka yang loyal. Mengapa?

Karena menolak ataupun mengkritisi ajaran tersebut bisa dianggap ‘jauh dari Tuhan’ bahkan ‘melawan ketetapan Tuhan’. Oleh sebab itu mereka yang menolak cenderung diam untuk menghindari masalah.

Persepuluhan adalah mengembalikan apa yang menjadi milik Tuhan, bukan membayar. Biasanya, alasan seseorang untuk memberikan persepuluhan adalah sebagai berikut:

  • Anjuran/ajaran pendeta karena perpuluhan adalah hak milik Tuhan yang harus dikembalikan
  • Berharap uang/benda perpuluhan bisa kembali berlipat ganda
  • Dijauhkan dari berbagai kesulitan dan musibah
  • Membantu mereka yang mengerjakan mewujudkan Visi Allah
  • Segala sesuatu adalah milik Allah, tak ada salahnya untuk mengembalikannya
  • Cara kita bersyukur atas nikmat Tuhan

Poin-poin di atas sebenarnya rentan untuk dikritisi, apakah Tuhan kurang kaya sampai meminta-minta kepada umat-Nya? Jika berharap bisa berlipat ganda, apa bedanya dengan investasi? Kalau tidak menjalankan persepuluhan akan mendatangkan bencana? Membantu orang lain harus lewat persepuluhan?

Sebaiknya ketika kamu memberikan sepersepuluh penghasilan di jalan Tuhan, lakukanlah itu karena kasih bagi sesama. Kebaikan hati untuk membantu sesama, terutama mereka yang lebih membutuhkan.

Memberi adalah sebuah anugerah dari Tuhan bagi mereka yang menjadi perantara Tuhan untuk memberikan rahmat dan kasihNya bagi sesama. Tuhan mewakilkannya kepada orang yang mau berbuat baik kepada orang lain.

Persepuluhan diberikan kepada siapa?

Menurut sejarahnya, persembahan persepuluhan ini diberikan kepada orang Lewi yang dikhususkan Tuhan untuk membantu pekerjaan Tuhan. Sekarang, peran orang Lewi digantikan dengan gereja.

Tujuan persepuluhan adalah memperluas kerajaan Tuhan, dengan menyerahkannya kepada gereja. Selanjutnya, nominal yang terkumpul akan dikelola oleh pihak gereja, bisa untuk membangun gereja, menafkahi yatim piatu, dan memabntu mereka yang kekurangan.

Penghitungan persepuluhan?

Sebagian umat Kristen mungkin masih kebingunan dalam perhitungan persepuluhan. Dari artikel yang kami himpun, ternyata persepuluhan dihitung dari total jumlah pendapatan kotor. Iya, pendapatan kotor yang belum dikurangi kebutuhan lainnya.

Misal, gaji kotormu adalah 10juta maka nilai persepuluhnya adalah 1juta yang akan diserahkan ke gereja.

Meskipun penghasilan 10juta tapi kamu mempunyai tanggungan berupa angsuran rumah 3juta, biaya hidup 4juta, dan lain-lain sampai hanya bersisa 3juta. Namun tetap saja nominal persepuluhan adalah 1juta.

Kekurangan atau kritisi terhadap persepuluhan

Poin kritisi disini berdasarkan opini dan sedikit ditunjang dengan fakta yang relevan. Pertama, nominal persepuluhan yang mengambil 10% dari total penghasilan adalah uang yang besar. Sesuai hukum alam, dimana ada banyak uang maka semakin besar peluang diselewengkan.

Seyakin apa kamu bahwa persembahanmu itu digunakan di jalan yang benar, bukan malah masuk ke kantong pribadi pihak gereja? Lho, memangnya ada kasus korupsi uang persepuluhan?

  • https://tirto.id/gaya-hidup-pendeta-uang-dan-bisnis-di-gereja-raksasa-ee4s
  • https://nasional.kompas.com/read/2013/03/11/19424221/~Regional~Jawa
  • https://seword.com/umum/penting-kpk-masuk-gereja

Silahkan kunjungi link di atas untuk mencari kebenaran.

Tidak bisa dipungkiri jika masyarakat semakin religius maka lebih mudah untuk dibutakan dengan bisnis berkedok agama. Kenapa bisa disebut bisnis?

Allah memerintahkan persepuluhan dalam perjanjian lama supaya tercipta keadilan di dalam bangsa Israel, yaitu: Sebelas suku Israel mendapat tanah pusaka dan suku Lewi menerima sepersepuluh dari masing-masing suku yang kemudian memberikan sepersepuluh dari persepuluhan itu kepada imam-imam.

Alasan kedua, supaya bangsa Israel belajar SETIA kepada Yahweh, Allah yang memberkati panen mereka. Ketiga, menyatakan BELAS KASIHAN kepada mereka yang kekurangan.

Dalam ayat Matius 23:23, Tuhan marah kepada orang yang memberikan persepuluhan namun melupakan hal terpenting dalam Taurat, yaitu keadilan, kasih, dan kesetiaan.

Artinya keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan sifatnya lebih penting daripada persepuluhan. Dengan begitu apakah persepuluhan masih wajib hukumnya?

Jika memang kamu berniat baik dengan memberikan sebagian penghasilanmu untuk membantu orang lain lewat perantara gereja, minimal ada transparansi keungan dalam gereja tersebut. Berapa uang masuk, digunakan untuk apa saja, apa buktinya?

Hindarilah gereja yang mulai bersikap komersil dan mencari keuntungan dari jamaatnya.

Trending hari ini:
Apa Itu Kitab Deuterokanonika? Sejarah Perdebatan Kristen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

topik populer lainnya