Daftar 40 Ayat Alkitab Tentang Amarah

Baca: 5 menit
Ayat Alkitab Tentang Amarah

Menurut Alkitab, jika seseorang tidak bisa mengendalikan kemarahan, maka kita dan orang-orang di sekitar kita akan sama-sama rugi. Sayangnya, bagi sebagian orang, mengontrol emosi adalah hal yang sulit dilakukan, sehingga timbul amarah yang meledak-ledak. Padahal emosi dapat memengaruhi beberapa aspek kehidupan kita mulai dari pengambilan keputusan, interaksi dengan orang lain, serta kesehatan mental.

Apakah amarah selalu bersifat negatif? Tidak, terkadang kita layak untuk marah karena ada alasan dibalik hal tersebut. Contohnya, seorang nabi Allah yang setia, yakni Nahemia, marah besar saat tahu bahwa bangsanya ditindas. Bahkan, terkadang Allah juga marah kepada umatnya di zaman dulu saat mereka melanggar janji untuk menyembah-Nya saja dan malah menyembah dewa-dewi.

Namun, kemarahan yang berlebihan juga bukanlah hal yang baik. Amarah yang salah yakni yang tidak terkendali dan tidak beralasan. Amarah seperti itulah yang sering ditunjukan oleh manusia yang tidak sempurna. Oleh sebab itu sangat penting untuk mengendalikan emosi supaya kita bisa menjadi teladan bagi sesama dan tidak melukai perasaan orang lain. Firman Tuhan telah memberikan penjelasan tentang akibat marah yang salah. Berikut Ayat-ayat Alkitab tentang kemarahan.

Ayat Alkitab tentang kemarahan dari Amsal

Amsal 19:19

Orang yang pemarah akan menanggung akibatnya; Kalau kamu berupaya menyelamatkan dia, kamu harus melakukannya berulang-ulang.

Amsal 27:3

Batu adalah berat dan pasir pun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh.

Amsal 22:24

Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah.

Amsal 15:18

Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.

Amsal 14:17

Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar.

Amsal 16:32

Orang yang tidak cepat marah lebih baik daripada pria perkasa.

Amsal 30:33

Sebab, kalau susu ditekan, mentega dihasilkan, dan kalau hidung ditekan, darah keluar, dan kalau kemarahan ditekan, pertengkaran timbul.

Amsal 19:11

Pemahaman seseorang pasti membuatnya tidak cepat marah dan dia akan dipuji kalau memaafkan kesalahan.

Amsal 14:29

Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.

Amsal 25:28

Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.

Amsal 29:8

Pencemooh mengacaukan kota, tetapi orang bijak meredakan amarah.

Amsal 29:11

Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya.

Amsal 21:19

Lebih baik tinggal di padang gurun dari pada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah.

Amsal 15:1

Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.

Amsal 17:14

Memulai perkelahian itu seperti membuka bendungan; pergilah sebelum pertengkaran terjadi.

Ayat Alkitab tentang kemarahan dari Mazmur

Mazmur 4:5

Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam.

Mazmur 37:8

Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.

Mazmur 103:8

Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.

Ayat Alkitab tentang kemarahan dari Yakobus

Yakobus 1:19

Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.

Yakobus 1:20

Sebab amarah manusia tidak menghasilkan apa yang benar di mata Allah.

Ayat Alkitab tentang kemarahan dari Pengkhotbah

Pengkhotbah 3:8

Ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.

Pengkhotbah 7:9

Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh.

Ayat Alkitab tentang kemarahan dari Roma

Roma 12:17

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!

Roma 12:19

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Kejadian 4:3‭-‬8

Firman Tuhan kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Yeremia 3:12

Pergilah menyerukan perkataan-perkataan ini ke utara, katakanlah: Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad, demikianlah firman Tuhan. Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu, sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman Tuhan, tidak akan murka untuk selama-lamanya.

Imamat 19:17-18

Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah Tuhan.

Efesus 4:26‭-‬27

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

Efesus 4:31‭-‬32

Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Galatia 5:20‭-‬21

Penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Galatia 5: 22-23

”Buah yang dihasilkan kuasa kudus adalah kasih, sukacita, kedamaian, kesabaran, kebaikan hati, kebaikan, iman, kelembutan, dan pengendalian diri.”

Matius 5:22

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Kolose 3:8

Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

Titus 1:7

Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat, tidak angkuh, bukan pemberang, bukan peminum, bukan pemarah, tidak serakah.

1 Korintus 13:4-5

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Orang yang mengasihi itu tidak kasar, tidak mementingkan diri sendiri, tidak gampang marah dan tidak mengingat kesalahan orang lain.

Markus 7:20-23

Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, 21sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

Keluaran 34:6

Yehuwa lewat di depannya dan menyatakan, “Yehuwa, Yehuwa adalah Allah yang berbelaskasihana dan iba hati, tidak cepat marah dan berlimpah dengan kasih setia dan kebenaran,”

Amarah adalah bentuk emosi yang biasanya muncul akibat pertentangan di dalam hati. Bukan sesuatu yang salah bila kita mampu menempatkan kemarahan dengan cara yang tepat. Sebaiknya kita gunakan akal pikiran untuk mengendalikannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Semoga kita senantiasa bisa menjadi teladan bagi sesama.