“Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu

Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih

Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling

Tapi orang-orang yang lembut hati akan memiliki bumi. Dan mereka akan sangat bahagia karena kedamaian

”Tuan Yang Mahatinggi Yehuwa berkata, ’Apa Aku senang kalau orang jahat mati? Bukankah Aku lebih

”Kamu sendiri, yang adalah orang Yahudi, bertingkah laku seperti bangsa lain dan tidak seperti orang

(Kasih) tidak berlaku tidak sopan, tidak mementingkan diri, dan tidak cepat marah. Dia juga tidak

Maka, terjadilah perselisihan yang tajam sehingga mereka berpisah satu sama lain.  

Jika kamu menjalankan hukum utama sesuai dengan Kitab Suci, yaitu ‘Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu

Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka

Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri.

Orang benar benci kepada dusta, tetapi orang fasik memalukan dan memburukkan diri.

Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata.