Mengapa Kita Harus Bersyukur Menurut Alkitab?

Baca: 5 Menit
Mengapa kita harus bersyukur menurut alkitab

Bersyukur adalah hal yang mudah akan tetapi sering kita lupakan dan tidak menjadikan hal tersebut sebagai yang utama, sehingga membuatnya terasa sulit. Bersyukur menurut Alkitab bukan hanya untuk diucap melainkan hati dan perbuatan yang merepresentasikan kata syukur tersebut.

Acap kali kita memberi nasehat kepada orang lain untuk lebih bersyukur dengan apa yang dimiliki, namun jika kita dihadapkan dengan situasi yang sama bisa saja kita juga lupa akan makna syukur tersebut. Jika diperhatikan kejadian tersebut sering terjadi dalam kehidupan bersosial.

Kita lebih mudah menasehati orang lain ketimbang menasehati diri sendiri, seandainya kita bisa dan mampu menerima apa yang terjadi ma hidup ini akan terasa jauh lebih mudah. Alkitab memberi pedoman bagi umatnya untuk mensyukuri apa yang menjadi kehendak Tuhan.

Mengapa Kita Harus Bersyukur Menurut Alkitab?

1 Tesalonika 5: 18 dikatakan “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

Ada beberapa hal luar biasa akan dialami bagi orang yang selalu mengucap syukur dalam segala hal:

  • Ia akan menjadi kuat dalam ketaatan kepada Pemimpin dan Tuhan sekalipun dalam keadaan tertindas. (I Tesalonika 1:6 )
  • Ia akan mendapatkan pelipat gandaan materi dari Tuhan secara ajaib pada I saat membutuhkan pertolongan yang mustahil secara manusia. (Yohanes 6:11-12 )

Kenapa kita sebagai orang Kristen harus mengucap syukur dalam kehidupan? Ada banyak alasan untuk melakukannya, di antaranya sebagai berikut:

“Terima kasih Tuhan karena dia baik! Karena cintanya yang konstan bertahan selamanya”. – Mazmur 107:1

Kita percaya Tuhan itu baik, Kasih-Nya abadi. Akan sangat mudah untuk bersyukur jika kita melihat orang yang posisinya di bawah kita, seperti saat melihat orang lain kesusahan dalam mencari makan, ekonominya lebih rendah, ketimpangan sosial antara kamu dan dia.

Pada saat kita melihat orang yang di atas kertas kesejahteraannya lebih memadai, uangnya lebih banyak, jabatannya lebih tinggi, seringkali yang muncul bukan rasa syukur melainkan iri. Sifat manusia yang mudah iri dengan orang lain yang lebih baik darinya membuat kita melupakan kata syukur, menguburnya, tengelam dalam iri hati dan dengki.

Tak apa jika demikian, tapi jangan terlalu lama terlarut di dalamnya. Hidup bukanlah kompetisi, kita tidak perlu bersaing untuk memenangkan pengakuan dari orang-orang. Apa yang sudah dimiliki, itulah yang layak untuk dihargai.

Kita bisa memilih untuk bersyukur atau iri dengan orang lain, sombong dengan apa yang dimiliki, kecewa dengan apa yang Tuhan berikan. Itu adalah contoh dari reaksi yang kita pilih, karenanya syukur adalah pilihan bukan perasaan.

Reaksi apapun yang timbul dari dalam diri adalah sesuatu yang bisa kita kontrol. Contohnya, saat anak kecil membagikan permennya untukmu, kamu bisa bereaksi senang karena sebuah kebaikan dari anak itu atau mengacuhkannya karena kamu tau permen bukanlah sesuatu yang mahal.

Berlatih Untuk Bersyukur

Lho, emang syukur perlu dilatih? Perlu jika kamu susah untuk melakukannya. Pada dasarnya latihan bertujuan untuk membuat sesuatu yang sebelumnya terasa susah menjadi lebih mudah, apapun itu.

Mulailah dari sesuatu yang mudah, memberi misalnya. Berikan saja sesuatu yang menurutmu tidak berharga kepada mereka yang membutuhkannya. Uang 100 ribu mungkin tidak terlalu berarti bagimu, tapi bagi seorang pemulung mereka harus berkeliling, berjalan di bawah teriknya mentari, mengumpulkannya sampai berkilo-kilo barulah mendapatkan nonimal yang sama.

Kemudian seiring waktu naikan levelnya ke yang lebih tinggi sampai saat kamu melihat orang yang lebih baik darimu dalam berbagai aspek, kamu sudah tidak iri, tidak ingin berkompetisi, dan mampu mensyukuri apa yang dimiliki.

Berikut ini beberapa Ayat Alkitab tentang syukur:

Kolose 2:7

Kamu akan berakar dan bersandar di dalam Dia, dikuatkan dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan biarkan hatimu meluap dengan rasa syukur.

Lukas 16:10-11

Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Efesus 5:20

Selalu mengucap syukur kepada Allah dan Bapa kita atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 6:21

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Yakobus 1:17

Setiap pemberian yang baik dan setiap pemberian yang sempurna turun dari atas, dari Bapa segala terang; di dalam Dia tidak ada perubahan dan tidak ada bayangan untuk ditukar.

Kolose 4:2

Bertekunlah dalam doa, berjaga-jaga di dalamnya, dan mengucap syukur.

Mazmur 76:4

Kamu berseri-seri, lebih mulia dari gunung-gunung yang telah ada sejak zaman purba.

Kolose 2:6

Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu peliharalah hidupmu di dalam Dia.

Yesaya 41:10

janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

1 Raja-raja 2:3

Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju,

Baca juga72 Ayat Alkitab Tentang Bersyukur Kepada Tuhan

Penutup

Memang tidak mudah tapi juga bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Tuhan sendiri sudah memberikan dan bahkan melimpahkan berkat-Nya setiap hari kepada kita. Mari kita mulai bersyukur atas apapun yang terjadi dalam hidup kita.Tuhan memberkati.

Trending hari ini:
180 Ayat Emas Alkitab yang Populer Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

topik populer lainnya