Apakah Menonton Film Dewasa Dosa Menurut Alkitab?

Baca: 5 Menit
apakah menonton film dewasa dosa menurut alkitab

Tiap harinya ada jutaan orang yang mengakses situs dewasa (porno) dan yang mengejutkannya lagi adalah Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengunjung situs porno terbanyak. Survey yang dilakukan kepada pelajar tanah air juga mengejutkan bahwa persentasenya mendekati 100% siswa menggunakan atau pernah mengunjungi situs tersebut.

Lantas, bagaiamana pandanhgan Alkitab tentang fenomena ini? Apakah menonton film dewasa dosa menurut Alkitab?

Dosa, dari sudut pandang teologi Kristen, adalah pelanggaran cinta kasih terhadap Tuhan atau sesama yang dapat mengakibatkan terputusnya hubungan antara manusia dengan Allah. Utamanya, dosa disebabkan karena manusia mencintai dirinya sendiri atau hal-hal lain sedemikian rupa sehingga menjauhkan diri dari cinta terhadap Allah.

Walaupun terkesan ‘normal’ karena banyaknya penikmat film dewasa di internet tapi tetap saja hal itu adalah dosa. Dalam Alkitab pun dengan jelas Tuhan melarang kita untuk berzina dan tidak mendekatinya.

Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
1 Korintus 6:9-10

Kemudahan teknologi membuat kita begitu mudah mengakses konten pornografi, setiap orang bisa melakukannya dan yang membatasi kita hanyalah kesadaran diri sendiri.

Jika kamu ingin menyenangkan Allah dan menjalani hidup yang lebih bahagia, kamu hendaknya tahu bagaimana perasaan Allah soal pornografi.

Apa Kata Alkitab Tentang Pronografi?

Memang di dalamnya tidak menyebut secara spesifik tapi penggunaan dan menikmati pornografi bertentangan langsung dengan prinsip Alkitab. Kok bisa?

Alkitab melarang seorang pria terus memandang seorang wanita yang bukan teman hidupnya (istri), karena dapat mengembangkan hasrat juga fantasi untuk berhubungan seks dengannya, mengarah ke perzinaan.

Prinsip di balik pernyataan Alkitab ini berlaku bagi siapa saja, yang menikah atau lajang, yang ”terus memandang” gambar-gambar porno dengan hasrat untuk melakukan hubungan seksual yang amoral. Perilaku seperti itu jelas menyakiti hati Allah.

Pornografi Membuat Kita Jauh dari Tuhan

Menonton film dewasa adalah dosa menurut Alkitab, lantaran kegiatan ini merupakan bentuk keterikatan juga merusak kerohanian kita.

Alkitab menyatakan bahwa hanya dengan memandangi wanita dan menginginkannya saja sudah menjadi salah satu bentuk zina. Kala menonton film dewasa, apa yang ada di pikiran pasti tak jauh dari perzinaan.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
Matius 5:28-29

Ada sebagian orang yang setelah menonton film porno dalam hatinya merasa bersalah, menyesal dan takut untuk datang pada Tuhan atau beribadah.

Untuk melepaskan diri dari kecanduan pornografi adalah dengan keterbukaan. Mengakui pada diri sendiri bahwa hal tersebut salah dan kamu butuh bantuan untuk lepas. Bantuan tersebut bisa bermacam-macam bentuknya, bisa nasehat, mencari kesibukan, dan mencari artikel tentang dampak yang ditimbulkan dari kebiasaan tersebut.

Apakah pornografi salah meski tidak mengarah pada tindakan seksual yang amoral?

Matikanlah anggota-anggota tubuhmu . . . sehubungan dengan percabulan, kenajisan, nafsu seksual, keinginan yang mencelakakan, dan keinginan akan milik orang lain.
Kolose 3:5

Jangan sampai kalian membicarakan perbuatan cabul dan segala kenajisan atau keserakahan,e karena ini tidak pantas bagi orang-orang suci, begitu juga dengan kelakuan memalukan atau perkataan kosong atau lelucon cabul, karena semua ini tidak pantas. Sebaliknya, ucapkanlah syukur. 
Efesus 3-4

Telah digambarkan dalam Alkitab tentang “senda gurau cabul” sebagai hal yang amoral. Hanya sekadar bercanda tentang hal mesum saja sudah tidak deterima, apalagi menonton dan menikmati film dewasa?

Pornografi seperti yang kita tahu berisi tentang rekaman visual perbuatan zina, homoseksual dan bentuk pencabulan lainnya. Sesungguhnya, terus melihat hal-hal mesum berupa tindakan seksual yang amoral jauh lebih menyakiti hati Allah ketimbang omongan cabul.

Pornografi Menurut Kacamata Sains

Agama melarang kita menonton film dewasa, hal ini juga selaras dengan penelitian bahwa dampak dari menikmati konten seperti ini bisa berakibat pada kesehatan juga psikologi seseorang.

Apa saja dampak pornografi bagi kesehatan seseorang?

  1. Kerusakan otak pada remaja: Ketika melihat pornografi, tubuh akan mengeluarkan hormon dopamin. Jadi, semakin sering melihat pornografi maka dopamin akan terus keluar hingga membanjiri prefrontal cortex.Apabila prefrontal cortex dibanjiri oleh dopamin, dampak yang muncul bisa seperti sulit membedakan baik dan buruk, sulit mengambil keputusan, kurangnya rasa percaya diri, daya imajinasi menurun, dan juga kesulitan merencanakan masa depan.
  2. Gangguan emosi: Dampak psikis yang terjadi ketika kecanduan pornografi antara lain perasaan kacau karena selalu mencari konten pornografi ataupun mudah marah dan tersinggung jika kegiatan mengakses pornografinya terganggu.
  3. Porn is not real: Ini sedikit tidak baik untuk pria karena sebenarnya fungsi seksual sangat berkaitan dengan sistem saraf termasuk pola pikir. Seringnya, pornografi ini menyebabkan efek ekspektasi yang tidak wajar. Menonton film porno akan membuat pria memiliki standar yang tinggi sehingga nantinya sulit mencapai klimaks. Kondisi ini bisa berujung mengalami gangguan ejakulasi dan menurunnya hasrat seksual.
  4. Ketergantungan: sehingga menimbulkan kecemasan dan gangguan aktivitas sehari-hari bila belum melakukan masturbasi.
  5. Kurang menikmati hubungan seksual dengan pasangan sehingga menyebabkan disfungsi ereksi terutama masturbasi disertai dengan menonton film porno.

Solusi

Bagi orang-orang yang gundah juga mempertanyakan apakah menonton film dewasa adalah perbuatan dosa, alangkah baiknya sekaligus menjauhi konten-konten tersebut sebelum kecanduan.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindarkan kita dari dosa menonton pornografi, berikut di antaranya:

Carilah apa yang baik, dan bukan apa yang buruk . . . Bencilah apa yang buruk, dan kasihilah apa yang baik.
Amos 5:14 

Tuhan Yesus melarang perilaku seks bebas, pemabuk, mencuri dan hal apapun yang bersifat merusak. Bagaimana kita menghindarinya? Tentu dengan kesadaran diri serta menerapkan hikmat dalam Firman Allah.

Kita bisa menjauh dari pornografi dengan memikirkan secara mendalam apa konsekuensi dibalik tindakan itu, berapa dosa yang akan kita tanggung. Pikiran ini akan memicu kesadaran kita bahwa hal itu memang salah dan tak patut untuk dilakukan.

Juga, karena terus melihat pornografi menyakiti hati Allah, seperti yang dijelaskan sebelumnya, itu lebih mencelakakan lagi. Hal itu membuat manusia terasing dari Pencipta mereka.

Semoga tulisan ini dapat membantu kamu dalam memahami konsekuensi serta dosa dibalik kenikmatan seksual lewat film dewasa (pornografi). Alkitab bisa membantu kita belajar mengasihi apa yang baik. Semakin sering kita membaca Alkitab, semakin dalam kasih kita pada standar moralnya.

Trending hari ini:
Daftar Hari-hari Besar Umat Kristen Katolik dan Protestan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

topik populer lainnya